News Go Nusantara | Darul Aman, Aceh Timur - Alhamdulillah dan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada Kepala Desa Alue Luddin Sa, Kecamatan Darul Aman, yang telah membeli alat pengukur gizi di Posyandu, supaya Kader Posyandu dan warga nya tidak menebak-nebak angka kebutuhan gizi untuk mencegah desa nya
tidak menjadi desa stunting. Kata Kepala Puskesmas Darul Aman, Marmeam S.Kep MKM.
"Terkait dengan pentingnya gizi dalam daur kehidupan, bahwa pada awal kelahiran, bayi hanya membutuhkan ASI untuk pertumbuhannya. Lalu setelah 6 bulan, bayi akan diberikan Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) karena ASI saja tidak cukup untuk pertumbuhannya. Dan seiring berjalannya waktu, usia dan pertumbuhan sesorang pada setiap periode usia akan membutuhkan gizi dalam perkembangannya. Hal ini menunjukkan bahwa gizi harus diperharhatikan karena sangat berpengaruh pada kualitas sumber daya manusia di masa yang akan datang," Ujar Marmeam.
Marmeam melanjutkan, Semoga dengan adanya alat pengukur gizi di Posyandu akan dapat mendeteksi secara akurat gizi sekaligus mencegah stunting di Desa Alue Luddin Sa. Tutup Marmeam.
Secara teknis pelaksanaan posyandu aktif, kalau dulu belum masuk kategori aktif karena kurang alat ukur, mulai hari ini Alhamdulillah kategori peralatan sudah terpenuhi, insyaallah indikator lainnya yang masih kurang akan menyusul juga lebih baik dengan adanya dukungan kelengkapan alat, karena dulu nya peralatan pinjam punya PKM. Tutupnya. ***

