Pengamat Ini Bandingkan Ucapan Sutiyoso Dengan Sikap Anti Arab yang Terjadi di Indonesia

REDAKSI UTAMA
Tuesday, 31 May 2022
Last Updated 2022-05-31T15:29:03Z

Newsgonusantara.com - Pengamat politik Rizal Fadillah memberikan tanggapannya soal ucapan Sutiyoso yang dianggap merupakan tindakan diskriminasi terhadap warga keturunan China.

Dilansir dari gelora.co, Senin 30 Mei 2022, menurut Rizal Fadillah, bahwa selama ini terjadi sikap anti Arab serta penghinaan yang ditunjukkan kepada para habib, akan tetapi hal tersebut tidak dicap sebagai tindakan rasisme.

Menurutnya, hal tersebut merupakan keanehan yang terjadi dalam masa pemerintahan Presiden Jokowi.

“Ini adalah salah satu keanehan negeri yang dipimpin Jokowi. Betapa gencar dan maraknya ungkapan-ungkapan sinis hal-hal yang berbau Arab, mulai dari pakaian hingga bahasa doa,” ujar Rizal Fadillah, dikutip dari gelora.co, Senin 30 Mei 2022.

Bahkan yang lebih parah lagi, terdapat pernyataan tentang Tuhan bukan Arab, namun hal tersebut dibiarkan begitu saja.

Kalau hal tersebut terjadi dengan orang keturunan China, dengan respon yang cepat tindakan tersebut disebut sebuah tindakan rasisme.

“Pernyataan Tuhan bukan orang Arab pun muncul. Di sisi lain menyinggung etnis China sedemikian peka. Menyebut pengusaha China dikatakan rasis, bahkan mewaspadai kedatangan TKA asal China saja dapat dilaporkan ke Polisi,” lanjut Rizal Fadillah

Selain itu, Rizal Fadilah juga menyinggung masalah bahwa Sutiyoso akan dilaporkan ke pihak yang berwenang akibat ucapannya soal tenaga kerja asing China.

“Sayangnya ditanggapi ngawur oleh Jubir Partai Garuda Teddy Gusnaidi yang meminta agar Sutiyoso diproses hukum. Ini fenomena aneh, saat menyinggung China muncul pembela dan membawa-bawa proses hukum segala. Tahukah Partai Garuda bahwa rakyat di negara Garuda ini juga sudah sangat khawatir dengan serbuan TKA China?,” ungkap Rizal Fadillah.

Padahal menurutnya, ucapan Sutiyoso soal tenaga kerja asing China bukan tindakan rasisme melainkan kejadian yang ada karena terdapat kesenjangan sosial, ekonomi dan politik.

Rizal Fadillah langsung membandingkan hal tersebut dengan para habib di Indonesia yang berakhir menjadi penghuni jeruji besi.

“Di sisi lain sikap anti Arab sepertinya mendapat proteksi atau sekurang-kurangnya pembiaran. Apakah kasus Habib Rizieq Shihab, Habib Bahar, Farid Oqbah atau keturunan Arab lainnya murni hukum atau berdimensi politik diskriminatif?,” tambahnya...

Selanjutnya baca di sumber

iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl

Video Terpopuler